Archery kalo dalam bahasa Indonesia nya Panahan. satu olah raga yang ga baru yag udah ada lama, tapi jarang orang maenin. karena cukup berbahaya dan jarang ada.
aku baru pertama kali nyentuh dan mainin Archery. waktu sedang liburan Sem di Genting, bayarnya RM12 kalo ga salah. ada 20an anak panah.
aku di pasangin alat2nya. ternyata ga mudah lo maenin itu..
apa lagi pas narik anak panahna, wooow keras banget, harus pake banyak kekuatan tuk nariknya.
setelah di tarik kuat-kuat bidik sasarannya dan lepas, dan ada rasa dan sensasi tersendiri saat anak panahnya di lepas kan. apa lagi pas di sasaran, wah senangnya bukan main..(maklum la baru pertama kali), tapi soal sensari itu memang benar, cuma tangan dan lengan agak pegal dikit (mungkin karena baru pertama kali dan ga ada pemanasan kali ya)
kayaknya ni olah raga cocok juga buat orang yang sedang banyak fikiran, saat meletakkan aak panah dan menariknnya, dan melepaskannya, rasanya seolah-olah kita meletakkan semua resah hati dan fikiran anak panah, dan saat di lepaskan menjadi lega..fyuuh... karena itu yang aku rasain(wah curhat jadinya..)
sayang ga archery tu ga mudah di temukan. hanya ada di tempat-tempat tertentu saja.
nah bagi yang belum pernah coba, ga da salahnya buat coba. apa gi buat orang yang sedang banyak fikiran siapa tai bisa melegakan dikit lagian ga da salahnya kan mencoba, hehehe
Tuesday, February 2, 2010
Saturday, January 30, 2010
Coklat dan sejarahnya
semua orang pasti tau donk apa itu coklat. dan mungkin hampir semua orang suka dengan coklat, apa lagi anak-anak. pasti kita merasa heran bila ada anak-anak yang ga suka ma coklat.
bicara soal coklat selama ini kita cuma tau makannya aja, ga tau cerita dan sehajarahnya, memang semua makanan harus kita tau sejarahnya, kalo ini hanya sekedar nambah pengetahuan aja, dan ternyata sejarahnya ga dikit.
Cokelat dihasilkan dari kakao (Theobroma cacao). Residu yang diperoleh dari tangki-tangki pengolahan ini mengindikasikan bahwa awalnya penggunaan kakao tidak diperuntukkan untuk membuat minuman saja, namun selput putih yang terdapat pada biji kokoa lebih condong digunakan sebagai sumber gula untuk minuman beralkohol.
Orang-orang suku Maya di perkirakan telah lama meminum coklat. Di awal abad ke-17, cokelat menjadi minuman penyegar yang digemari di istana Spanyol. Sepanjang abad itu, cokelat menyebar di antara kaum elit Eropa, kemudian lewat proses yang demokratis harganya menjadi cukup murah, dan pada akhir abad itu menjadi minuman yang dinikmati oleh kelas pedagang. Kira-kira 100 tahun setelah kedatangannya di Eropa, begitu terkenalnya cokelat di London, sampai didirikan “rumah cokelat” untuk menyimpan persediaan cokelat, dimulai di rumah-rumah kopi.
Semua cokelat Eropa awalnya dikonsumsi sebagai minuman. Baru pada 1847 ditemukan cokelat padat. Cokelat Eropa awalnya diramu dengan cara yang sama dengan yang digunakan suku Maya dan Aztec. Bahkan sampai sekarang, cara Meso-Amerika kuno masih dipertahankan, tetapi di dalam mesin industri. Biji kokoa masih sedikit difermentasikan, dikeringkan, dipanggang, dan digiling. Namun, serangkaian teknik lebih rumit pun dimainkan. Bubuk cokelat di emulsikan dengan karbonasi kaliumnatau natrium agar lebih mudah bercampur dengan air (dutched, metode emulsifikasi yang ditemukan orang Belanda), lemaknya dikurangi dengan membuang banyak lemak kokoa (defatted), digiling sebagai cairan dalam gentong khusus (conched), atau dicampur dengan susu sehingga menjadi cokelat susu (milk chocolate).
sekarang udah cukup tau asal muasal dan sejarah coklat. dan kita semua tau coklat bermanfaat karena kandungan yang terdapat dalam coklat memberi efek dan manfaat yang baik dalam tubuh seperti lemak koko, tubuh manusia memerlukan lemak, dan lemak yang terdapat di dalam coklat tidak memberi efek meningkatkan kolestrol, selain lemak koko dalam coklat terdapat juga protein, karbohidrat, Vitamin A, B, D dan E yang berguna sebagai sumber tenaga.
jadi ga da salahnya kita suka makan coklat ya kan..
Subscribe to:
Posts (Atom)

